Aksi Nyata Modul 3.1.a.10 Aksi Nyata

Minggu, 19 September 2021

 

AKSI NYATA MODUL 3.1.A.10

PENGAMBILAN KEPUTUSAN SEBAGAI PEMBIMPIN PEMBELAJARAN


1.  1. Facts ( Peristiwa ) :

Latar belakang tentang situasi yang dihadapi :

Ketika saya meilhat status di watshap group ada foto 4 orang anak yang sedang dihukum  oleh salah satu rekan sejawat saya sebut saja ( Mr X ),lalu saya menanyakan mengapa anak-anak tersebut dihukum dan dilaporkan pada orang tuanya,rekan sejawat saya mengatakan bahwa anak-anak tersebut tidak pernah membuat tugas. Dari kasus inilah saya melakukan pendekatan secara personal kepada rekan sejawat untuk mencoba melakukan proses coaching terhadap anak-anak yang tidak pernah membuat tugas.Berikut Dokumentasinya :

                                  

                                                                    

Alasan saya melakukan aksi nyata ini adalah:

Berbagi sharing dengan rekan sejawat apa yang telah saya terima dan pelajari dari setiap modul yang ada di LMS salah satunya yaitu Coaching dan kebetulan ada rekan sejawat saya yang memberikan hukuman pada murid  tanpa melakukan proses coaching. Selanjutnya saya juga akan berbagi dengan rekan sejawat tentang Pengambilan Keputusan sebagai Pemimpin Pembelajaran dengan menerapkan 3 prinsip , 4 paradigma dan 9 langkah pengujian pengambilan keputusan, saya akan berkordinasi dengan kepala sekolah untuk menjadwalkan pertemuan bersama rekan sejawat. Dalam kasus tersebut saya mengambil paradigma individu vs masyrakat dengan prinsip  Berpikir Berbasis Rasa Peduli ( Care - Based Thinking ) karena banyak murid yang tidak mengerjakan tugas , disinilah kita sebagai Pemimpin Pembelajaran untuk mencari tahu dan membantu murid agar mereka dapat menemukan sendiri solusi dari permasalahan yang dihadapi, memberikan motivasi tentang tindakan yang dilakukan murid jika tidak mengumpulkan tugas akan membawa dampak pada nilai yang diperoleh dan membuat orang tua mereka malu jika sampai dipanggil ke sekolah. Selain itu nama baik sekolah akan menjadi buruk jika tidak dapat mengatasi masalah tersebut. Untuk menyelesaikan dan mengambil keputsan maka saya menerapakan Dari 9 langkap pengujian dan pengambilan keputusan terhadap masalah kasus tersebut adalah :

1.  Mengenali bahwa ada nilai –nilai yang saling bertentangan dalam situasi tersebut nilai tanggungjawab dan penghargaan akan hidup

2.      Menentukan siapa yang terlibat dalam situasi ini : Murid dan Guru Mata pelajaran

3.     Kumpulkan fakta-fakta yang relevan dengan siituasi ini : Daftar kehadiran (Absen) , Buku  Nilai

4.      Pengujian benar atau salah :

·       Uji legal ( Melanggar aturan sekolah )

·        Uji Regulasi/Standar Profesional ( Menjemur anak )

·         Uji Intuisi

·         Uji Halaman Depan Koran

·         Uji Panutan/Idola

5.      Pengujian 4 Paradigma benar vs benar : Individu vs masyarakat

6.      Melakukan 3 prinsip resolusi : Berpikir berbasis rasa peduli ( Care – Bases Thinking )

7.     Investigasi Opsi Trilema : ( Memanggil orang tua dan membuat surat perjanjian agar murid tersebut tidak mengulangi kembali kesalahannya dihadapan kepala sekolah dan menerima resiko jika murid melakukan hal yang sama dengan sanksi tidak naik kelas dan orang tua juga tidak dapat menuntut pihak sekolah.

8.     Buat keputusan : Memanggil orang tua dan membuat surat pernyataan di atas materai

9.   Lihat lagi keputusan dan refleksikan : Agar kasus ini tidak terjadi lagi pada murid-murid yang lain dan memberikan efek jera jika sampai ada murid yang tidak mengerjakan tugas.

2. 2   Perasaan ( Feelings ) :

·         Adanya rasa cinta kasih sayang pada murid

·         Yakin dan optimis bisa dilakukan

·         Adanya rasa peduli kepada rekan sejawat dalam menghadapi masalah dengan murid

·         Adanya rasa senang jika dapat membantu rekan sejawat dan murid

·         Senang jika ada perubahan setelah keputusan dibuat

3. 3.   Pembelajaran ( Findings ) :

Pembelajaran yang didapat dari pelaksanaan keseluruhan aksi ( baik dari kegagalan maupun keberhasilan) :

·       Perlu adanya kolaborasi atauO kerjasama yang solid dengan seluruh steakholder yang ada di sekolah sebagai panutan

·     Menentukan siapa-siapa yang terlibat ,fakta yang relevan, dan manfaat yang akan di peroleh.

·         Adanya komitmen dan mau mengevaluasi sebagai bentuk refleksi

4.  4.   Penerapan Kedepan ( Future ) :

Rencana perbaikan untuk di masa mendatang :

·      Calon guru penggerak  ( saya ) akan melakukan pendekatan secara personal dengan rekan sejawat ketika saat jam istirahat sekolah atau saat makan bersama karena rekan sejawat akan merasa tertarik dan bertanya jika saya mulai dengan hal-hal baru seperti Coaching atau Mindfulness dan lain-lain.

       Hasil Aksi Nyata yang dilakukan berikut link youtubenya :

                         https://youtu.be/9RUN3y-xC1M

·         CGP ( saya ) bersedia untuk berbagi dan membantu rekan sejawat

·     Menyusun jadwal dan perencanaan terstruktur serta pencapaian program yang telah dilaksanakan khususnya di sekolah.

 

Terima Kasih 

Salam Guru Penggerak......!

 

 


0 komentar:

Design of Open Media | To Blogger by Blog and Web